AA Tiga Naga  Dapat Pengalaman Berharga Dari Tiga Tim Liga 1

AA Tiga Naga  Dapat Pengalaman Berharga Dari Tiga Tim Liga 1
Saktiawan Sinaga pemain depan AA Tiga Naga saat ujicoba terakhir kontra PSS Sleman yang ditangani Eduardo mantan asisten Luis Milla.(celotehriau.com/ISTIMEWA)

CELOTEHRIAU.COM--Menjelang kompetisi kasta kedua Liga Indonesia, AA Tiga Naga tim promosi asal Pekanbaru Riau mendapatkan pengalaman berharga.

Tim besutan Feryandes Rozialta yang menjalani Trainning Camp di Jakarta sejak 31 Januari  sampai dengan  7 Februari 2020 menjajal tiga klub peserta Liga 1 Persija Jakarta, PS Tira Kabo dan terakhir PSS Sleman.

Dari tiga laga ujicoba ini, AA Tiga meraih hasil positif dan pengalaman luar biasa.Kontra Persija Jakarta setelah bermain imbang 0-0 dibabak pertama, Saktiawan Sinaga kalah 4-0. Dilaga kedua kontra Tira Kabo bermain imbang 1-1.Lalu diujicoba terakhir versus PSS Sleman kalah 3-2.

Pelatih AA Tiga Naga Feryandes Rozialta menuturkan ujicoba selama di pulau Jawa bukan soal menang atau kalah, tapi memberikan pengalaman mental dan aura bermain diarena sebenarnya.

"Bukan soal kalah dan menang, yang kita cari disini pengalaman bermain lawan team liga 1.Dari serangkaian ujicoba ini kita berharap  mental bermain mereka naik dan anak-anak tetap menjaga  karakter bermain ala  AA Tiga Naga meski berhadapan dengan tim yang lebih kuat," kata Pelatih yang akrap disapa Ozi ini.

Diakui Ozi, dari serangkaian pertandingan kemarin tidak terlalu banyak evaluasi.Pasalnya dari  disetiap pertandingan selalu terlihat progres yang baik dari permainan Ghulam dan kawan-kawan.

"Yang jelas apa yang sudah didapatkan akan kita coba pertahankan bahkan akan semakin ditingkatkan.Namun begitu akan ada perbaikan pemain secara individu, " katanya.

Senada Manajer AA Tiga Naga Nur Hidayat mengakui secara teknis memang terlihat progres permainan  Saktiawan Sinaga dan kawan-kawan.

"Masih banyak  perbaikan individual pemain yang harus dilakukan selain secara tim.Tapi secara keseluruhan rangkaian ujicoba ini memberikan dampak positif secara mental tanding kepada anak-anak," kata pria yang akrab disapa Daday ini.

Selain itu dari pengamatan selama tur ke Pulau Jawa, skuad besutan Feriyandes Rozialta harus menambah beberapa pemain untuk pelapis jika mengalami cedera.

"Harus ada  penambahan beberapa pemain reguler untuk pelapis jika ada yang cedera, agar tim tetap memiliki keseimbangan," tukasnya.